Banser Membawa Pulang Nasi Tumpeng dari Gereja? Ini Faktanya
Beredar sebuah video dengan narasi anggota Banser di Gereja yang membawa pulang nasi tumpeng. Narasi ini beredar di media sosial Facebook.
Akun Facebook atas nama Diary Viral membagikan video ini pada 24 Agustus 2020. Dalam unggahannya ia memberikan narasi.
"Coba Cermati Video ini, yang pake peci hitam berkaca mata mirip wajah anggota Banser yang lagi Viral.
Disini saat hadir di Gereja ramah dan santun sambil membawa pulang sejumlah nasi tumpeng"
![[Cek Fakta] Banser Membawa Pulang Nasi Tumpeng dari Gereja? Ini Faktanya](https://cdn.medcom.id/images/library/images/teuryuyd.jpg)
Penelusuran:
Daro hasil penelusuran tim cek fakta medcom.id, klaim bahwa anggota Banser membawa nasi tumpeng usai dari gereja adalah salah. Faktanya, anggota Banser dan Gusdurian yang membawa nasi tumpeng kepada Gereja Santa Theresia Majelang sebagai wujud kegembiraan untuk HUT ke 9 Gereja Santa Theresia Majelang pada tahun 2019 lalu.
Dilansir dari Turnbackhoax.id, video tersebut sempat viral dan dimuat di situs Kompas.com dalam artikel pada 2 Oktober 2019 berjudul “Kisah Banser dan Gusdurian Beri Kejutan 9 Tumpeng di HUT Gereja Santa Theresia Majenang”. Mereka membawa tumpeng tersebut ke altar dan menyerahkannya secara simbolis kepada Uskup Keuskupan Purwokerto Mgr Tri Harsono yang memimpin rangkaian ibadah malam itu.
Ketua Banser Gus Jamal, dalam sambutannya, mengatakan, pemberian tumpeng tersebut sebagai wujud kegembiraan. Harapannya, persaudaraan antara umat Muslim dan Katolik akan tetap terjaga dengan baik.
![[Cek Fakta] Banser Membawa Pulang Nasi Tumpeng dari Gereja? Ini Faktanya](https://cdn.medcom.id/images/library/images/ljhlkl%3B(1).jpg)
Dilansir Suara.com, Prosesi pemberian tumpeng itu terekam kamera dan videonya dibagikan oleh pengguna Twitter @kristiadipr. Ia ingin menunjukkan indahnya potret toleransi di Tanah Air.
"Di tengah situasi bangsa Indonesia saat ini, apa yang terjadi di Majenang ini sangat indah dan layak disebarkan. Narasi-narasi tentang kasih, damai, persaudaraan, dan kebaikan harus digaungkan untuk melawan narasi kebencian, perang, radikalisme, dan intoleransi," dilansir Suara.com.
Tampak dari video, kedatangan Banser NU dan Gusdurian itu disambut nyanyian mars NU, yakni Yaa Lal Wathan, dalam gereja.
Sementara tumpeng yang dibawa, secara simbolis diserahkan kepada Uskup Purwokerto Monsinyur Christophorus Tri Harsono.
Dalam sambutan, Uskup Purwokerto Mgr Tri Harsono mengaku terkejut terhadap peristiwa ini.
![[Cek Fakta] Banser Membawa Pulang Nasi Tumpeng dari Gereja? Ini Faktanya](https://cdn.medcom.id/images/library/images/uipiuoupo.jpg)
Kesimpulan:
Klaim bahwa anggota Banser membawa nasi tumpeng usai dari gereja adalah salah. Faktanya, anggota Banser dan Gusdurian yang membawa nasi tumpeng kepada Gereja Santa Theresia Majelang sebagai wujud kegembiraan untuk HUT ke 9 Gereja Santa Theresia Majelang pada tahun 2019 lalu.
Informasi ini jenis hoaks Misleading. Ini terjadi akibat sebuah konten dibentuk dengan nuansa pelintiran untuk menjelekkan seseorang maupun kelompok. Konten jenis ini dibuat secara sengaja dan diharap mampu menggiring opini sesuai dengan kehendak pembuat informasi.
Misleading content dibentuk dengan cara memanfaatkan informasi asli, seperti gambar, pernyataan resmi, atau statistik, akan tetapi diedit sedemikian rupa sehingga tidak memiliki hubungan dengan konteks aslinya.

.png)